Penembakan yang dialami oleh kader Gerindra, Fernando Alan Joshua Wowor melibatkan oknum anggota Brimob, Briptu AR. Kejadian tersebut terjadi di depan klub malam di Bogor, Jawa Barat.
Saat ini, pihak kepolisian masih menyilidiki kasus ini dan mencari keterangan dari para saksi yang berada di tempat kejadian saat keributan terjadi.
Kepala Bidang Hukum Kepolisian Daerah Jawa Barat Komisaris Besar Iksantyo Bagus Pramono mengatakan, motif penembakan itu disebabkan perebutan senjata.
Sebelum kejadian penembakan, Briptu AR sempat terlihat cekcok dengan korban di area parkir. Saat itu, korban yang mengendarai mobil hendak masuk kedalam untuk memarkirkan kendaraanya. Kemudian, disaat bersamaan, muncul Briptu AR bersama dengan calon istrinya menggunakan sepeda motor.
Karena sama-sama tidak mau mengalah, mereka pun terlibat dalam cekcok mulut. Korban bersama sejumlah temannya yang turun dari dalam mobil menghampiri Briptu AR.
Merasa terdesak, Briptu AR kemudian mengeluarkan senjata api. Terjadilah saling rebut senjata di antara mereka. Kemudian lutusan senjata tersebut mengenai dada korban. Melihat adanya penembakan terhadap korban, kawan korban langsung mengeroyok Briptu AR.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.