Presiden Joko Widodo mengecam keras atas pernyataan sepihak Amerika Serikat yang mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel.
"Indonesia mengecam keras pengakuan sepihak AS terhadap Yerusalem sebagai ibu kota Israel dan meminta AS untuk mempertimbangkan kembali keputusan tersebut," ucap Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan.
Jokowi mengatakan, pengakuan secara sepihak tersebut telah melanggar berbagai resolusi Dewan Keamanan dan Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Padahal, AS merupakan anggota tetap PBB.
Presiden mengatakan, tindakan AS telah mengguncang stabilitas keamanan dunia. Ia pun menegaskan, Pemerintah Indonesia tetap konsisten mendukung perjuangan kemerdekaan rakyat Palestina.
"Saya dan rakyat Indonesia kita semua harus tetap konsisten untuk terus maju bersama rakyat Palestina dalam memperjuangkan kemerdekaan dan hak-haknya sesuai dengan amanah UDD 1945," ucap Jokowi.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.