Massa buruh yang tergabung dari berbagai organisasi melakukan demo di depan Balai Kota DKI Jakarta. Massa menilai Anies-Sandi telah berbohong tentang kenaikan UMP Jakarta.
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia, Said Iqbal mengatakan, kontrak politik yang tertulis di hadapan para massa bahwa Anies berjanji tidak akan menggunakan PP 78 untuk penetapan UMP.
"Kita mulai dari Balai Kota ini kita nyatakan cabut mandat Anies-Sandi sebagai Gubernur pembohong," ujar Said.
Said juga membandingkan Ahok dengan Anies, dimana Ahok lebih baik lantaran tidak pernah melakukan kebohongan seperti yang dilakukan oleh Anies. Said menilai pergantian Gubernur malah makin membuat kondisi menjadi lebih buruk.
Para buruh yang berorasi menolak UMP yang diklaim tidak sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015.
Selain menuntut UMP direvisi, buruh juga meminta harga listrik, bahan pokok dan lain sebagainya diturunkan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.