Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Setya Novanto terus bertambah. Setelah menderita sakit vertigo, kemudian lari ke jantung dan kini diduga menderita tumor tenggorokan.
Penyakit tumor di tenggorokan Setnov ini dikemukakan Guru Besar FISIP Universitas Indonesia Burhan Djabir Magenda usai membesuk Setya Novanto di Rumah Sakit Premier Jatinegara, Jakata.
"Ada tumor di tenggorokan. Bertahaplah, dari awalnya jantung dulu baru muncul ke tumor. Tumor tersebut muncul di tenggorokan," kata Burhan.
Penyakit vertigo yang menimpa Setya Novanto terkuak saat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berencana untuk memeriksa Setya Novanto terkait korupsi e-KTP.
Pada pemanggilan pertama, Novanto berasalan vertigonya kambuh kembali. Ia memilih menjalani perawatan di Rumah Sakit Siloam Semanggi, Jakarta.
Kemudian KPK kembali memanggil Setnov. Berbeda dari panggilan pertama, Setnov kembali mangkir dengan alasan harus menjalani katerisasi jantung.
Ia pun dipindah dari Rumah Sakit Siloam menuju Rumah Sakit Premier Jatinegara.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.