Airlangga Hartarto resmi menjabat sebagai Ketua Umum Partai Golkar dalam musyawarah nasional luar biasa hari ini. Airlangga mendapatkan dukungan penuh dari keseluruhan 34 Dewan Pimpinan Daerah Tingkat I, 514 DPD tingkat II, dan 10 ormas pendiri yang didirikan oleh Golkar.
"Ini sesuai sejalan dengan hasil rapat pleno dan rapimnas beberapa waktu lalu," ucap Airlangga.
Ketua DPD tingkat I Jawa Barat Dedi Mulyadi yang merangkap sebagai anggota pimpinan munaslub menanyakan kepada peserta munaslub apakah mereka setuju atau tidak dengan keputusan penetapan Airlangga sebagai ketua umum. Para peserta pun berteriak "Setuju"!.
Soal periodesasi kepemimpinan, pemegang hak suara di munaslub hari ini telah satu suara. Mereka memilih opsi Airlangga memimpin hingga 2019 plus rapimnas untuk membahas perpanjangan masa kepemimpinannya.
Dengan adanya kesatuan suara seluruh elemen partai Golkar, Airlangga berharap kedepannya konsolidasi politik akan berjalan mulus. Ia pun menganggap ini sebagai momentum kuat untuk mempersiapkan Golkar menuju kontestasi politik pada pemilihan kepala daerah, pemilihan legislatif, dan pemilihan presiden pada 2018 dan 2019 nanti.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.