Senin, 04 September 2017

Kasus Rohingya Di Myanmar Semakin Memanas !


Ribuan warga Rohingya meninggalkan Myanmar terkait konflik yang semakin memanas di kawasan tersebut. Mereka diduga melarikan diri ke Bangladesh untuk mencari aman.

Pihak kepolisian Bangladesh menangkap sedikitnya 5.000 warga Myanmar dan memaksa mereka pulang ke negaranya kembali. Hal tersebut dikarenakan polisi mendapatkan mereka yang mencoba masuk ke kamp pengungsi yang ada di perbatasan Ghumdhum.

Hanya sekitar 4.000 lebih pengungsi yang berhasil masuk ke negara tersebut dan berada di kamp pengungsian yang ada di perbatasan Myanmar dengan Bangladesh.

Sementara itu, salah seorang warga Rohingnya, Amir Hossain (60) mengatakan mereka sangat membutuhkan makanan serta bantuan obat-obatan.

"Tolong selamatkan kami. Entah tinggal disini atau dimanapun kami akan terbunuh," ujar Amir.

Sementara itu, Presiden Joko Widodo mengecam pemerintah Myanmar terkait kejadian tersebut. Dia juga menghimbau untuk segera mengakhiri masalah tersebut.

"Selama ini pemerintah Indonesia tidak pernah diam. Dan saya tegaskan, pemerintah Republik Indonesia juga sudah memberikan bantuan berupa obat-obatan, makanan pada bulan Januari kemarin," ucapnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.