Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah meminta Presiden Joko Widodo turun tangan dengan adanya Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang semakin gencar dilakukan oleh KPK.
Menurut Fahri, langkah tersebut bisa merusak citra positif Indonesia yang tengah dibangun oleh Presiden Joko Widodo.
Fahri mengatakan, jika dia berada di posisi Jokowi, dia akan marah kepada KPK yang makin gencar melakukan Operasi Tangkap Tangan.
"Saya memohon kepada Presiden Jokowi, tolong ambil alih pemberantasan korupsi ini. Mumpung masih ada waktu dua tahun. Engga bisa kayak begini. Masa begitu banyak peristiwa penegakan hukum dan pemberantasan korupsi, Presiden tidak sadar bahwa itu merusak citra Presiden," kata Fahri.
Mengambil data dari Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), sejak 2014 realisasi investasi yang masuk melalui BKPM terus menunjukkan peningkatan.
Pada tahun 2015, realisasi investasi mencapai 545,5 triliun terdiri dari PMDN sebesar 179,5 triliun dan PMA sebesar 366,5 triliun.
Pada tahun 2016, realisasi investasi mencapai Rp 612,8 triliun atau mengalami peningkatan sebesar 12,4 persen dari tahun ke tahun.
Hinnga semester pertama tahun 2017, realisasi investasi sudah mencapai Rp 336,7 triliun atau naik 12,9 persen dibandingkan dengan semester pertama 2016 sebesar Rp 298,1 triliun.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.